Pengertian OSI Layer Dan Cara Kerjanya Secara Lengkap

Satumimpi.com – Pengertian OSI Layer Dan Cara Kerjanya Secara Lengkap. Hallo sobat satumimpi, kembali lagi bersama kami yang tentunya akan menyajikan info-info menarik seputar Bisnis, Teknologi, Sport, Otomotif, dan Info-info populer lainnya.

Baik para sobat sekalian, pada kesempatan kali ini kami akan berbagi info tentang OSI Layer dan fungsinya.

Read More

Dengan beriringnya waktu dan perkembangan zaman yang pesat banyak ditemukan teknologi-teknologi canggih seperti alat komunikasi, salah satunya adalah OSI Layer.

Di era sekarang ini berkomunikasi sudah semakin mudah dilakukan tidak seperti pada zaman dulu, yang berkomunikasi masih menggunakan surat.

Namun dengan berkembangnya zaman komunikasi ditemukan layanan telepon, lalu setelah beberapa tahun kemudian barulah ditemukan internet.

Sebelum OSI Layer ditemukan masing-masing vendor atau defeloper memeiliki protokol jaringan masing-masing yang berbeda satu dengan yang lain.

Jadi untuk berkomunikasi satu dengan yang lain sangat sulit dilakukan meskipun pada jaringan yang sama. Silahkan simak info selengkapnya berikut ini :

Pengertian OSI Layer Dan Cara Kerjanya Secara Lengkap

Pengertian OSI Layer Dan Cara Kerjanya Secara Lengkap

Di sekitar tahun 1980-an sebuah badan Internasional Organisation for Standardisation menciptakan model referensidan diberi nama OSI yang memiliki tujuh Layer dan setiap Layer memiliki fungsi masing-masing.

Apa itu OSI Layer?

Open System Interconnection ( OSI) adalah model referensi yang mana tercipta dalam bentuk konseptual. bahkan sekarang OSI Layer telah menjadi standar koneksi untuk sebuah komputer, selain itu OSI diciptakan juga untuk memenuhi tujuan tertentu.

Tujuan tersebut adalah agar model OSI menjadi rujukan setiap vendor atau developer sehingga software dan produk yang dibuat memiliki sifat interpolate.

Baca Juga :  Daftar 15 Negara Yang Sudah Lolos Piala Dunia 2022

Oleh sebab itu maka pengguna tidak harus melakukan upaya khusus dan mereka melakukan kerja sama dengan sistem ataupun produk.

7 Lapisan OSI Layer dan Pengertiannya

Di dalam OSI sendiri terdapat tujuh lapisan OSI Layer yang memiliki peran atau fungsi masing-masing berikut adala nana-nama dari tujuh OSI Layer tersebut :

  1. Application Layer
  2. Presentation Layer
  3. Session Layer
  4. Transport Layer
  5. Network Layer
  6. Data Link Layer
  7. Physical Layer

1. Physical Layer

Bisa dibilang bahwa physical layer ini adalah yang paling utama. Tanggung jawabnya OSI layer ini adalah dalam hal melakukan transmisi terhadap bit data.

Tentu saja hal itu dilakukan dari physical layer pengirim dan ditujukan kepada physical layer penerima.

Nantinya di sini data juga akan ditransmisikan dengan memakai jenis sinyal yang telah didukung media fisik.

Misalya seperti kabel, tegangan listrik, frekuensi radio atau bisa juga infrared dan cahaya biasa.

2. Data Link Layer

Ketika proses transmisi data sedang berlangsung, maka akan ada potensi terjadinya kesalahan.

Maka inilah yang menjadi tanggung jawab dari OSI layer layanan data link layer ini dimana tugasnya memang melakukan pemeriksaan kesalahan.

Data link layers dalam urutan OSI juga memiliki tanggung jawab dalam hal membungkus bit hingga berbentuk data frame.

Selain itu, data link layer pun juga dapat mengelola skema pengamatan fisik misalnya saja seperti alamat MAC yang ada pada suatu jaringan.

Bahkan bisa dibilang data link layer ini merupakan salah satu yang paling kompleks di antara layer yang lainnya.

Hal inilah yang menjadi alasan terbaginya data link layer menjadi 2 sublayer yaitu Media Access Control (MAC) dan Logical Link Control (LLC).

Tugas dari MAC sendiri tak lain adalah mengendalikan perangkat dari suatu jaringan yang mendapat akses ke medium dan juga izin ketika melakukan transmisi data.

Baca Juga :  Ini Penyebab Invalid Trafic Pada Google Adsense

Sedangkan LLC sendiri bertugas mengidentifikasi kemudian membungkus protokol network layer dan juga melakukan kontrol terhadap pemeriksaan kesalahan.

3. Network Layer

Di antara 7 OSI layer yang ada, OSI layer yang digunakan untuk proses routing adalah network layer.

Hal ini membuat setiap komputer akhirnya dapat terhubung dengan 1 jaringan.

Bahkan tak hanya itu saja, network layer juga berfungsi untuk melakukan proses routing serta membuat header pada paket-paket data yang ada.

4. Transport Layer

Tingkatan ke empat OSI layer adalah transport layer.

Untuk pengiriman pesan antara 2 atau lebih host yang ada dalam jaringan, maka ini adalah tanggung jawab dari transport layer.

Selain itu, ia juga menangani adanya pemecahan serta penggabungan pesan kemudian juga melakukan kontrol untuk keandalan jalur koneksi yang sudah diberikan.

5. Session Layer

Tanggung jawab dari session layer adalah mengendalikan sesi koneksi dialog dan juga mengelola bahkan dapat pula memutuskan koneksi dari komputer.

Agar bisa membentuk sesi komunikasi, maka digunakanlah sirkuit virtual yang mana dibuat oleh lapisan OSI bernama transport layer.

6. Presentation Layer

Melakukan definisi terhadap sintaks yang dipakai oleh host jaringan dalam berkomunikasi merupakan tugas dari presentation layer ini.

OSI layer nomor 6 ini juga bertanggung jawab melakukan enkripsi dan juga deskripsi informasi serta data hingga kemudian bisa dipakai di lapisan aplikasi.

7. Application Layer

Berbicara tentang penyedia interface antar protokol jaringan pada aplikasi yang sebelumnya sudah ada di komputer, maka ini merupakan tugas Application layer.

Application Layer juga merupakan lapisan paling atas dari model OSI dan kerap memberikan layanan yang mana begitu dibutuhkan oleh aplikasi.

Cara Kerja OSI Layer

Cara Kerja OSI Layer
  1. Application Layer : mengirim data ke komputer lain.
  2. Presetation Layer : melakukan konversi email menjadi format jaringan.
  3. Session Layer : membentuk sesi perjalanan data sampai proses pengiriman selesai dilaksanakan.
  4. Transport Layer : mengirim membagi data dan dikumpulkan lagi pada Transport Layer penerima.
  5. Network Layer : membuat sebuah alamat dan menuntun data sampai ke tujuan.
  6. Data Link Layer : membentuk data menjadi frame dan juga alamat fisik.
  7. Physical Layer : data akan dikirim melalui medium jaringan ke lapisan transport penerima. Setelahnya kemudian kembali dari Physical Layer ke Application Layer pada komputer penerima.
Baca Juga :  Viral Wanita Berhijab Menikah Di Gereja Di Semarang

Demikianlah yang dapat kami ulas dan kami bagikan untuk anda mengenai pengertian OSI Layer dan fungsinya masing-masing, semoga bermanfa’at. Dan jangan lupa kunjungi kami lagi di satumimpi.com. Untuk melihat info menarik selanjutnya.

Terima Kasih

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *