Cara Membuat Proposal Investasi Yang Benar dan Tepat

SatuMimpi.com – Bagaimana Cara Membuat Proposal Investasi Yang Benar dan Tepat? Untuk para investor pemula atau calon investor, pasti pernah muncul dibenak kalian tentang bagaimana cara membuat proposal investasi yang benar dan tepat.

Yaa sekarang para investor – investor sudah ada dimana – mana, bahkan mungkin saja para investor tersebut tetangga atau kerabat kalian. Demi menstabilkan ekonomi dalam kluarga ataupun pribadi, Investasi tentu menjadi salah satu pilihan yang cocok.

Read More

Selain menghasilkan cuan yang cukup membuat kalian senang, terjun dan jalan – jalan di dunia bisnis investasi pun juga sangat menyenangkan. Banyak sekali jenis – jenis investasi yang bisa kalian coba atau dijadikan bisnis kalian. Seperti :

Dan Tentunya masih banyak lagi investasi lainnya yang bisa kalian coba. Tapi admin sarankan bagi kalian yang baru ingin memulai atau baru ingin terjun ke dunia bisnis investasi, ada baiknya kalian mencoba mencari tahu dulu bagaimana cara berinvestasi yang benar, Jenis dan pengertian Investasi, macam – macam investasi dan cara membuat proposal untuk investasi.

Karena jika kalian sudah mencari tahu dan sudah meneliti investasi tersebut dengan benar, ketika ada kendala atau hal yang tidak kalian inginkan terjadi, kalian sudah tidak kaget lagi, mudah mencari jalan keluarnya dan bisa mengurangi resiko yang awalnya besar menjadi kecil.

Nah kebetulan kali ini admin akan menjelaskan salah satu poin penting dalam investasi, yaitu Cara Membuat Proposal Investasi Yang Tepat. Bagaimana saja cara atau tipsnya? kalian bisa membaca ulasannya dibawah ini sampai habis sobat SatuMimpi.

Baca Juga :  Perbedaan Bisnis Domestik dan Bisnis Internasional Secara Umum

Cara Membuat Proposal Investasi Yang Benar dan Tepat

1. Membuat Bab Pendahuluan

Bab Pendahuluan sangat penting bagi investor. Karena dari bab ini, investor dapat mengetahui latar belakang dan tujuan perusahaan. Dalam bab ini, kalian harus menjelaskan visi dan misi bisnis atau perusahaan kalian, serta menjelaskan tujuan masa depan yang akan dicapai bisnis kalian. Bab dari tahap lamaran ini dapat dianggap sebagai kesan pertama, seperti penampilan CV atau keahlian dalam wawancara kerja. Jadi jika kesan pertama buruk, bagaimana investor bisa yakin bahwa mereka bisa mendapat untung dari bisnis kalian.

2. Membuat Profil Badan Usaha

Setelah menuliskan visi dan misi pada bab pendahuluan. Selanjutnya, kalian perlu membuat profil singkat entitas bisnis kalian. Ada 3 hal yang perlu dicantumkan dalam catatan ini, yaitu:

  1. Jenis usaha
  2. Nama usaha
  3. Lokasi usaha

Ketiga informasi ini penting dalam proposal investasi agar investor mengetahui jenis dan bidang kegiatan yang dilakukan. Informasi ini juga diperlukan bagi investor untuk dapat menganalisis pasar dan menentukan potensi keberhasilan perusahaan di pasar. Juga untuk memutuskan berapa banyak uang yang bisa di keluarkan atau di siapkan untuk memodali bisnis kalian.

3. Menulis Struktur Organisasi Usaha

Setiap bisnis harus memiliki struktur organisasi, baik itu bisnis kecil atau besar, dijalankan sendiri atau dengan sistem atau tim yang menjalankan bisnisny. Struktur organisasi biasanya dibentuk antara pemilik bisnis dan karyawan atau pemilik bisnis itu sendiri.

Ketika kalian memiliki struktur organisasi yang jelas, berarti perusahaan kalian juga memiliki organisasi dan sistem manajemen yang baik. Dalam struktur organisasi perusahaan kalian, kalian dapat mencantumkan nama pemilik, nama manajer, dan nama karyawan.

Ingatlah juga untuk mencatat pekerjaan deskjob setiap karyawan yang tercantum pada struktur organisasi. Untuk memudahkan investor melihat bagaimana bisnis kalian berjalan.

Baca Juga :  10 Aplikasi Saham Online Terbaik 2022

4. Menulis Informasi Produk Usaha secara Detail

Catat semua informasi produk komersial sejelas mungkin. Ini adalah bagaimana investor dapat lebih percaya diri dalam memutuskan apakah bisnis kalian layak untuk didanai. Jangan hanya menulis jenis, deskripsi, dan bahan produk.

Namun ketahui juga kelebihan, kelebihan tambahan dan juga kelebihan yang dimiliki produk kalian dibandingkan produk sejenis lainnya. Investor akan ingin tahu dan lebih suka memberikan modal kepada perusahaan yang unik dan memiliki keunggulan dibandingkan perusahaan lain.

5. Membuat Target Pasar

Target pasar merupakan poin penting dalam membuat proposisi bisnis. Di bagian ini, investor dapat mengetahui siapa target pasar kalian atau target pelanggan yang tepat untuk produk kalian. Target pasar itu sendiri dapat dibentuk berdasarkan pekerjaan, usia, wilayah atau kota. Bisa juga dari kalangan atas, seperti kelas menengah ke bawah atau kelas atas.

Pastikan kalian menulis bagian ini dengan baik untuk memastikan bahwa produk kalian memiliki “pasar” dan dapat terjual dengan baik untuk keuntungan yang lebih tinggi di masa depan. Dengan cara ini, investor dapat merasakan bahwa uang yang mereka investasikan dalam bisnis Anda tidak akan terbuang percuma.

6. Tulis Bab Promosi dan Pemasaran

Dalam bab ini, kalian harus menjelaskan lebih detail strategi pemasaran bisnis dan cara menerapkan promosi, sehingga investor dapat dengan mudah menganalisis keuntungan yang akan mereka peroleh nanti.

7. Membuat Laporan Keuangan

90% Keputusan investor terletak pada laporan keuangan. Dalam laporan keuangan kalian, kalian diharuskan sedetail dan setransparan mungkin agar investor bisa mendapatkan informasi yang jelas tentang bisnis kalian. Di sini kalian harus mengalokasikan dana yang dibutuhkan bisnis kalian.

Kemudian buatlah grafik untuk menghitung profit yang bisa dilakukan nantinya. Kemudian, akhirnya, buat sistem untuk menghitung hasilnya. Ini akan memudahkan investor untuk mengetahui berapa banyak uang yang harus dikeluarkan dan berapa keuntungan yang akan mereka dapatkan ketika bisnis kalian mulai menghasilkan keuntungan.

Baca Juga :  Pengertian Developer Rumah dan Syarat Untuk Developer Rumah

8. Membuat Bab Penutup

Pastikan untuk mengakhiri dengan pilihan kata yang tepat. kalian mungkin memerlukan kata terakhir untuk meyakinkan investor agar memberi mereka uang. Jangan lupa untuk mengungkapkan rasa terima kasih kalian untuk membaca saran kalian.

9. Sertakan Lampiran

Dalam lampiran, kalian dapat menyertakan biografi pemilik usaha, izin usaha, sertifikat usaha, dan sertifikat pelatihan, serta surat perjanjian. Dokumen tambahan ini dapat membantu memastikan bahwa bisnis kalian akan beroperasi sesuai dengan peraturan dan legitimasinya dijamin kepada investor.

Penutup

Oke sobat satumimpi, itulah beberapa cara atau tips untuk kalian yang ingin terjun ke dunia bisni investasi dan ingin membuka perusahaan investasi. 9 Point di atas sangat penting untuk kalian ingat dan lakukan.

Kalian juga harus ingat, dengan membuat proposal investasi, kalian tidak perlu terlalu terlibat dalam format formal, kalian bisa menambahkan warna baru pada proposal agar lebih menarik. Pastikan proposal investasi memiliki foto produk bisnis yang berkualitas baik, kalian juga dapat mengambil foto produk bisnis, fasilitas dengan konsep/tema tertentu untuk menarik lebih banyak investor untuk melihat proposal investasi kalian.

Terima Kasih

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *